pkssukarame.online. Sulawesi Selatan selalu menjadi lumbung suara Partai Golkar dalam pemilu. Namun di pesta demokrasi 2009, PKS siap menjegal dominasi Golkar. Mampukah?
Sekjen PKS Anis Matta, Senin (13/9), optimistis target itu bakal tercapai dalam Pemilu 2009. Hal ini mengacu pada hasil dua pemilu sebelumnya.
Pada Pemilu 1999 PKS hanya berada di urutan ketujuh di Sulsel. Namun pada Pemilu 2004, jumlah pemilih partai melonjak drastis dan menduduki urutan kedua di daerah penghasil beras ini.
Anis yang juga Ketua Tim Pemenangan Pemilu Nasional (TPPN) itu merujuk pada kemenangan PKS di ibukota. Pada Pemilu 1999, di Jakarta, PKS berada di urutan lima, kemudian pada 2004, berhasil menjadi peraih suara terbanyak.
"Lalu saya ingin katakan pada kalian kader PKS untuk Sulsel, jauh mana? Dari urutan tujuh menuju urutan kedua, atau urutan dua ke angka satu?" tegas Anis di depan kader dan simpatisan PKS di beberapa acara roadshow-nya di Sulsel.
Anis yang merupakan putra Sulsel ini, mengemukakan, meraih kursi terbanyak di Sulsel tidaklah sulit, sebab Pemilu 2004 ini PKS berada di urutan kedua, dan untuk meraih urutan pertama, sisa satu gebrakan lagi.
Meski berada di urutan dua, pada pemilu legislatif, PKS hanya mampu meraih 8 kursi untuk DPRD Sulsel, sementara Golkar, tetap tak tergoyahkan dengan mendudukkan 32 wakilnya di DPRD.
Tapi, untuk pemilu 2009 ini, PKS lanjut Anis, semakin solid dan militan. Terutama dengan strateginya mengincar orang-orang muda. Hal ini terlihat dari antusias kadernya di setiap daerah. Saat roadshow di empat kabupaten di Sulsel, PKS mampu meraih ribuan simpatisan.
Apalagi, PKS akan terus menggalang suara pemuda. Sementara, kelompok umur muda adalah kelompok umur terbanyak yang berada di negeri ini. Atau dari dua juta lebih penduduk Indonesia, 60 persennya adalah kelompok umur muda.
Sumber :INILAH.COM
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
0 komentar :
Posting Komentar